Halaman

    Social Items


Wahyulaksono.com Perspektif orang itu bisa berbeda dan tidak salah. Perbedaan itu tidak dapat dihindari dan akan selalu menyertai. Tergantung latar belakang dan dari arah mana dia melihat. Misalnya perbedaan sudut pandang antara Sayyidina Abu Bakar dengan Sayyidina Umar tentang cara keduanya bersedekah. 

Sayyidina Abu Bakar senang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi agar mendapat fadilah ikhlas dan keutamaan amal sirri.
Bersumber dari ayat Al-Qur'an:
إِن تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيرٌ لَّكُمْ
”Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu” (QS Al Baqarah : 271)

Tetapi Sayyidina 'Umar seringkali mengungkapkan bersedekah berapa dan menunjukkan amal baiknya. Tujuannya agar memberikan contoh dan mengajak sahabat yang lain untuk beramal.
Bukankah ada hadist:
مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَلَهُ أَجْرُهَا، وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَه (رواه مسلم)
“Barangsiapa yang mencontohkan perilaku yang baik dalam Islam maka dia akan memperoleh pahala dan pahala orang yang mengikutinya, dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun." 


Berbeda Bukan Berarti Buruk: "Mengambil Hikmah Dari Cara Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar Bersedekah

Wahyu Laksono

Wahyulaksono.com Perspektif orang itu bisa berbeda dan tidak salah. Perbedaan itu tidak dapat dihindari dan akan selalu menyertai. Tergantung latar belakang dan dari arah mana dia melihat. Misalnya perbedaan sudut pandang antara Sayyidina Abu Bakar dengan Sayyidina Umar tentang cara keduanya bersedekah. 

Sayyidina Abu Bakar senang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi agar mendapat fadilah ikhlas dan keutamaan amal sirri.
Bersumber dari ayat Al-Qur'an:
إِن تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيرٌ لَّكُمْ
”Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu” (QS Al Baqarah : 271)

Tetapi Sayyidina 'Umar seringkali mengungkapkan bersedekah berapa dan menunjukkan amal baiknya. Tujuannya agar memberikan contoh dan mengajak sahabat yang lain untuk beramal.
Bukankah ada hadist:
مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَلَهُ أَجْرُهَا، وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَه (رواه مسلم)
“Barangsiapa yang mencontohkan perilaku yang baik dalam Islam maka dia akan memperoleh pahala dan pahala orang yang mengikutinya, dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun." 


Tidak ada komentar